Selamat Datang di blog pribadi saya jepri_sukses. Sampaikan komentar dan saran anda untuk perbaikan blog ini.

Wednesday, March 5, 2008

Pengalaman Indah di BATAM

11 Januari 2008 yang lalu dua orang mahasiswa yang berasal dari Kecamatan Teluk Keramat khususnya dari desa Sungai Kumpai Dusun Semayong mengikuti sebuah training kewirausahaan atau bahasa ngetonya (Entrepreneur Camp 10) di Batam Kepulauan RIAU. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari terhitung dari tanggal 11-13 Januari 2008.
Berangkat dari pontianak bandara Supadio Pontianak pada hari jum'at pukul 12.15 wib dengan menggunakan pesawat Batavia Air dan tiba di bandara Hang Nadim batam pukul 13.05 wib. Di dalam pesawat kami bertemu bertemu dengan seorang wanita dengan membawa bayinya yang berumur 1 bulan. Kebetulan sekali wanita tersebut berasa dari satu daerah kabupaten sambas (pemangkat) jadi nyambung ngobrolnya.
Setiba di bandara kami langsung mencari musholla untuk melaksanakan Sholat Zhuhur karena tidak ikut sholat jum'at. Bandara Hang Nadim yang sangat besar dan bersih membuat kami bertanya, kenapa bandara di pontianak nggak sekeren yang di batam??? Tapi wajar-wajar saja sih karena Bandara hang Nadim Batam merupakan bandara Internasional, karena setiap orang yang akan berangkat ke tanah suci mekah saja harus dari batam.
Setelah selesai melaksanakan kewajiban sholat zhuhur, kami langsung mencari Taxi karena kami harus nyampai ke tempat pelatihan pukul 16.00 wib. Dari bandara ke lokasi kegiatan (Pura jaya Resort Batam, Nongsa) memakan waktu sekitar 30-45 menit. Tapi terganrtung supirnya juga sih. Ya kalau supirnya bawa mobilnya laju sih, datangnya juga cepat dong. ketika keluar dari bandara, dan menuju jalan raya terlihat perbedaan yang sangat menonjol diantaranya adalah suasana kota batam yang tenang, bersih, dan kelihatan rapi.
apalgi ketika tiba di Pura Jaya Resort Batam (tempat Pelatihan), suasananya sangat tenang dan juga dekat dengan pantai/. Kalo lagi sedih-sedih, pergi aja ke Hotel Pura jaya Resort Batam di jamin deh akan menghilangkan rasa kesedihan. karena di sana terdapat pemandangan yang sangat indah, tambah lagi dekat dengan Negara Singaura. Dari hotel ini kelihatan Kota singapura, apalagi kalau malam hari, sinar lampu di kota sinapura memancar dengan pancaran penuh percaya diri..
Hari demi hari dilalui di kota ini, pagi pagi sarapan sama orang singapure (turis-turis dari manca negara) kemudian siang dan malamnya dilanjutkan dengan acara-acara pelatihan. di hari ke empat kami di ajak Pembantu Rektor 3 Universitas Internasional Batam (Ibu Melina) bersilaturahmi ke Kampusnya. kemudian siangnya di ajak jalan-jalan oleh Trainer yang juga penduduk asli batam ke Jembatan Balerang yaitu jembatan yang menghubungkan 6 pulau.
besok siang (senin 14 Januari 2008) kami harus bersiap-siap untuk meninggalkan kota batam dan akan menuju Bogor Jawa Barat. Sampai ketemu lagi kota batam......... Peserta Entrepreneur Camp 10 Batam, asal Pontianak kalbar.

Motivation Training IMTEK

Ikatan Mahasiswa Kecamatan Teluk Keramat (IMTEK) dalam waktu dekat akan melaksanakan kegiatan Training Motivasi kepada siswa/i SMA sederajat yang sebentar lagi akan menghadapi ujian Akhir nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan atas dasar kepedulian kawan kawan yang bergabung dalam satu ikatan mahasiswa kecamatan teluk keramat.
Ujian Akhir Nasioanal mungkin saja menjadi momok yang sagat menakutkan bagi sebagian siswa/i. Apalagi sekarang dengan standar nilai yang semakin tinggi sehingga membuat para siswa mau tidak mau harus belajar lebih keras demi memenuhi persyaratan kelulusan yang telah ditetapkan oleh Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia (Depdiknas RI).
Kegiatan yang akan dilaksanakan tersebut memiliki tujuan yang sangat mulia yaitu memberikan motivasi kepada siswa agar tetap tegar dan selalu semangat dalam menghadapi Ujian Akhir Nasional tahun 2008.
Semoga kegiatan ini mendapatkan dukungan dari semua pihak, dan bermanfaat bagi daerah kecamatan Teluk Keramat kabupaten sambas. Kami (Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Kecamatan Teluk Keramat) berharap langkah yang akan kami lakukan ini merupakan langkah kongkrit dalam mendukung program pemerintahan kabupaten sambas yaitu visi "TERPIKAT TERIGAS" yang didalamnya memuat makna Pembangunan di bidang pendidikan.
bagi seluruh lapisan masyarakat (Instansi pemerintah) baik Kabupaten Maupun Kecamatan yang ingin berpartisipasi dapat menghubungi kami di nomor :
Jepriadi/ Mahasiswa Pertanian UNTAN (085245903255), Vima Pablima/ Mahasiswa Pertanian UNTAN (085245202721), Weri/ Mahasiswa FKIP UNTAN (085252686003). Semoga semua yang kita lakukan mendapat izin dan Ridha dari yang maha kuasa. amin.

Saturday, December 15, 2007

PENGURUS BESAR IMTEK

Ikatan Mahasiswa Kecamatan Teluk Keramat yang di singkat IMTEK berdiri pada tanggal 20 Mei 2000. Hingga sekarang IMTEK telah menelurkan sarjana-sarjana muda yang sudah mengabdikan diri kepada masyarakat, ada yang menjadi Legislatif, ada yang menjadi PNS dan sebagainya.
Pengurus IMTEK yang pertama yaitu Bang Herwan (2000-2001) disusul Surya Putra (2001-2002) Dessy (2002-2003) Agus (2003-2004) Sumar'in (2004-2005) Wahyudi (2005-2006) Asman (2006-2007) dan Periode 2007-2008 ini IMTEK di pimpin Oleh Mahasiswa yang berasal dari Desa Sungai Kumpai Dusun Semayaong yang juga tinggal Di asrama Mahasiswa Kabupaten Sambas S.M. Tsjafioeddien. beliau adalah Jepriadi yang punya Blog ini, Kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Masuk Di UNTAN pada tahun 2005.
JEpriadi di temani seorang sekretari Vima Pablima dan bendahara Ahmad Dhani.

Sunday, December 2, 2007

RESUME DISKUSI

PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HIV/AIDS

Dalam Rangka Peringatan Hari AIDS Sedunia, 1 Desember

AMKS “S.M. Tsjafioeddin” – Pontianak, 2 Desember 2007

Pelaksana:

Biro Humas dan Partisipasi Pembangunan AMKS “S.M. Tsjafioeddin”.

Narasumber:

1. S.S. Novianty (Komisi Penanggulangan AIDS Kota Pontianak)

2. Wisnu Budi Prasetyo (Kelompok Dukungan Sebaya “Arwana”)

Secara etimologis seks berarti jenis kelamin. Tetapi, orang di Indonesia cenderung mengartikan seks dengan hubungan seksual. Jenis orientasi hubungan seksual ada dua, yaitu homoseksual (hubungan seksual sesama jenis) dan heteroseksual (hubungan seksual dengan lawan jenis).

Hubungan seksual sangat berhubungan erat dengan HIV/AIDS. Karena HIV/AIDS bukan sekedar penyakit. Melainkan, dipengaruhi oleh faktor perilaku hubungan seksualitas. Walaupun prevalens tertular virus HIV melalui hubungan seksual hanya sebesar 1/2000 kali. Akan tetapi, kita tidak bisa menentukan pada hubungan ke berapa kita akan tertular. Mungkin yang ketiga, mungkin pula yang pertama. Oleh karena itu, jauhi perilaku hubungan seksual yang berisiko tinggi.

Memakai kondom merupakan satu-satunya cara untuk mencegah penularan AIDS melalui hubungan seksual. Kondom dapat melindungi gesekan antara kulit dengan kulit (skin to skin) yang menyebabkan luka. Dengan terhindarnya luka, maka virus HIV tidak akan tertular. Kondom cenderung lebih berhasil, bila dibandingkan dengan vaksin. Berdasarkan hasil penelitian, vaksin hanya mampu untuk mencegah penularan HIV sebesar 30-40%. Sedangkan, kondom mampu mencegah sebesar 99%. Jadi kondom merupakan alat yang ampuh untuk mencegah penularan HIV melalui hubungan seksual. Oleh karena itulah, Thailand melakukan kampanye kondom. Karena, dengan menggunakan kondom secara terus menerus (konsisten), walaupun dalam hubungan berisiko tinggi, prevelansi penularan cenderung menurun.

Setiap kita adalah berisiko tertular HIV, karena di dalam tubuh kita terdapat HIV yang tidak aktif. Cara mengaktifkannya hanya ada dua, yaitu melalui jarum suntik dan hubungan seksual. Satu-satunya cara untuk mengetahui HIV positif atau negatif dengan VCT (Voluntery Conseling Testing).

Hingga saat ini belum ditemukan obat AIDS. Ada sebagian masyarakat yang percaya bahwa buah merah dapat mematikan virus HIV dan menyembuhkan AIDS. Penemuan terbaru menghasilkan obat untuk menekan HIV, bukan membunuhnya yang disebut Antiretroviral (ARV). Obat tersebut diminum setiap 12 jam sekali secara terus menerus sepanjang hidup oleh penderita HIV positif. Maka virus HIV tidak akan sampai pada stadium AIDS. Sedangkan, buah merah hanyalah sebagai antioksidant atau suplemen vitamin yang dapat membuat daya tahan tubuh bertambah. Buah merah yang disertai ARV akan dapat mengembalikan tubuh pada kondisi yang sehat, bahkan lebih sehat. Akan tetapi, buah merah tanpa disertai ARV tidak akan memberikan efek apa-apa bagi virus HIV. Melainkan sekedar sebagai vitamin.

HIV dan AIDS itu berbeda. HIV (Human Immunedeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan manusia. Sedangkan, AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrom) adalah kumpulan penyakit yang disebabkan oleh rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia. HIV hanya dapat menular melalui cairan yang ada dalam tubuh manusia. Banyak cairan yang ada dalam tubuh manusia, seperti air mata, air liur, keringat, darah, cairan vagina, air mani, air susu ibu. Dari cairan-cairan tersebut hanya 4 cairan yang dapat menularkan virus HIV. Cairan itu ialah darah (paling rentan), cairan vagina, air mani dan air susu ibu.

AIDS merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Penyakit ini tergolong penyakit yang membunuh manusia yang berada pada peringkat ketiga setelah kanker dan sakit jantung. HIV/AIDS tidak menyerang hewan. Karena sel hewan tidak RNA yang terdapat pada tubuh manusia. Sementara HIV mengikat RNA. Oleh karena itu, hanya manusia yang dapat tertular HIV, sedangkan hewan tidak.

Masa inkubasi virus HIV, dari stadium awal hingga stadium AIDS tergantung pada pola hidup. Rata-rata masa inkubasi tersebut dari 5 hingga 7, bahkan sampai 10 tahun. Ciri-ciri penderita AIDS adalah infeksi oportunistik yang meliputi (1) berat badan menurun 10%; (2) demam berkepanjangan; (3) diare; (4) batuk – TBC; dan sebagainya.

Anak dalam kandungan tidak tertular HIV, karena anak tersebut terbungkus oleh plasenta yang kebal (immune) terhadap virus apapun. Kemungkinan tertular anak adalah pada saat kelahiran normal. Virus itu menular, karena anak akan terkena darah kelahiran, baik mata mulut dan sebagainya. Oleh karena itu, disarankan kepada ibu yang HIV+ untuk melahirkan dengan jalan sesar.

Masa aktif virus di jarum suntik yang terbungkus selama 4 -6 minggu. Sedangkan, virus di luar tubuh akan langsung mati. Oleh karena itu, KPA Kota Pontianak memiliki program pertukaran jarum suntik untuk para pecandu narkoba, dan metadon – pembagian candu mekanis/sintetik, dengan efek rendah, legal dan murah.

Prevalensi tertularnya melalui perilaku hubungan homoseksual 50%. Risiko tersebut sangat besar karena hubungan seksual yang dilakukan melalui dubur yang menyebakan luka pada dubur dan alat kelamin sebesar. Begitupula, risiko pada perilaku lesbian, yang melakukan hubungan dengan menggunakan sex toys dan terjadinya pertukaran cairan. Oleh karena itu, program kondomisius 100% adalah solusinya, baik pada pria maupun wanita.

KPA Kota Pontianak dan KDS “Arwana” siap untuk mensupport kegiatan mahasiswa dalam rangka pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. Walaupun bukan dalam hal dana, KPA dan KDS “Arwana” siap untuk membantu menjadi narasumber dalam agenda sosialisasi ke kelurahan atau daerah-daerah. Di samping itu, KPA Kota Pontianak dan KDS “Arwana” juga sangat menyambut baik, keinginan mahasiswa untuk menjadi aktivis pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.

Menurut Novi, berkenaan dengan program pencegahan HIV/AIDS, Program ATM KONDOM itu sangat bagus. Karena, bagaimanapun kondom tidak akan dapat menghalalkan perbuatan yang haram, yaitu hubungan seksual di luar nikah. Yang haram tetaplah haram. Akan tetapi, kondom akan dapat mengurangi risiko tertular virus HIV. Berarti kondom itu ada manfaatnya. Coba kita berpikir, apakah pada saat kita menemukan, diberi atau membeli kondom, langsung kita ingin melakukan hubungan seksual di luar nikah. Tentu, tidak kan? Hal itu berdasarkan data terbaru yang menunjukan tidak ada hubungan antara meningkatnya pembelian kondom dengan hubungan seks di luar nikah. Di Kalbar, hanya 2,06% pria yang menggunakan kondom. Di Kota Pontianak lebih kecil lagi, yaitu 1,06%.

Melihat semakin meluasnya perkembangan HIV/AIDS, dan keyakinan akan manfaat kondom maka kampanye kondom digencarkan. Kampanye kondom yang dilakukan bukan sekedar pada kelompok yang berisiko tinggi (high risk). Akan tetapi, juga terhadap kelompok berisiko rendah (low risk). Karena HIV/AIDS dapat menyerang siapa saja yang berperilaku berisiko. Dan, perlu dicamkan bahwa setiap kita adalah berisiko, karena ada dalam setiap tubuh manusia itu telah ada virus HIV. Virus itu akan aktif jika kita melakukan perilaku yang berisiko, yaitu menggunakan jarum suntik dan hubungan seksual tanpa kondom dengan pasangan yang HIV positif.

ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) pada dasarnya sama saja dengan kita. Mereka wajib untuk mendapatkan tempat sebagaimana manusia yang lain. Hanya saja mereka memerlukan pendampingan dan dukungan dari kita sebagai sesama manusia. Agar mereka dapat hidup lebih baik. Oleh karena itu, pemberian tanda HIV+ pada KTP atau kartu identitas lainnya, merupakan kebijakan yang diskriminatif. Hal itu melanggar HAM si penderita. Karena, akan membuat penderita HIV/AIDS dijauhi oleh masyarakat, yang masih cenderung diskriminatif dan merasa “religius”. Tugas kita adalah menuntut hak kita sebagai warga negara.

Dukungan moral terhadap penderita HIV/AIDS sangat berperan untuk mempercepat kesembuhan dan memperpanjang usia mereka. Pemberian dukungan akan meransang pertambahan hormon endorfin. Yaitu hormon yang dapat ditingkatkan kapasitasnya melalui aktivitas hubungan seksual, rasa bahagia, dan olahraga. Dukungan moral inilah yang akan membangkitkan sensor psikomotorik rasa bahagia pada si penderita. Dengan demikian, ia lebih bersemangat untuk sembuh dan hidup lebih baik.

Pesan narasumber di akhir acara: (1) Kondom adalah pencegahan utama terhadap penularan HIV melalui hubungan seksual; (2) perlakukanlah ODHA sebagaimana manusia yang lain.